Tentang Kami

Universitas Muslim Indonesia Makassar adalah perguruan tinggi pertama dan hingga saat ini, menjadi satu satunya perguruan tinggi di Kawasan Timur Indonesia yang membuka dan miliki Fakultas Teknologi Industri. FTI-UMI berdiri sejak 16 Juni 1987, berawal dari gagasan Prof. Dr. Ir. Ing. BJ. Habibie (Presiden RI ke-3), dimana dikemukakan bahwa dalam rangka program pemerintah menuju proses industrialisasi maka diperlukan perguruan tinggi yang mampu melahirkan sumber daya manusia yang berakhlak dan berkualitas serta berorientasi industri.

Visi
Menjadi institusi pendidikan tinggi di bidang rekayasa industri yang berdaya saing nasional pada tahun 2018 dan internasional pada tahun 2022, melalui proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis nilai-nilai islam.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan rekayasa industri yang berstandar nasional dan internasional dengan melakukan perbaikan tata kelola, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing yang berkelanjutan.
  2. Mengembangkan bidang rekayasa industri yang berguna bagi masyarakat melalui kegiatan pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  3. Menyelenggarakan pendidikan dengan kualitas unggul untuk menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik di bidang rekayasa yang berkualitas, berjiwa entrepreneur dan berakhlakul karimah.
  4. melakukan penelitian, pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi serta melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang rekayasa guna meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, bangsa dan ummat manusia.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Ketika awal pencanangan pembukaan Fakultas Teknologi Industri – FTI, saya sebagai ketua tim ( saat itu sebagai PR 1 ) diikhtiarkan FTI menjadi salah satu primadona di UMI. Semoga Allah SWT memberikan Hidayah, Pertolongan dan Kemampuan sehingga kita bisa mewujudkan niat tersebut. Tampaknya sekarang sudah semakin menunjukkan tanda tanda pencapaian ikhtiar tersebut. (Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, SE., M.Si., MBA/Mantan Ketua BAN-PT).