Mineragrafi Mineralisasi Galena (PBS) Daerah Tabone Desa Pasiang Kec. Matakali Kab. Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat

SARI

Galena (PbS) merupakan mineral logam tahan terhadap korosi atau karat. Mineralisasi galena terdiri dari batuan sedimen terubah Formasi Latimojong (Kapur Atas), batuan gunungapi Walimbong (Miosen Akhir – Pliosen), batuan terobosan granit (Miosen Akhir – Plistosen awal), dan endapan alluvial. Metode penelitian dengan melakukan Pengamatan mineralisasi galena dan logam ikutannya (bentuk dan host rock ) dan mineragrafi sayatan poles (bentuk dan tekstur) galena dan logam ikutannya. Mineralisasi galena terendapkan pada batuan granit dan batupasir ( host rock ). Bentuk mineralisasi umumnya disseminated dan kompak. Mineral bijih yang dijumpai adalah galena massive dan menyebar ( disseminated ), sphalerit (ZnS), pyrite (FeS 2 ), kalkopirit (CuFeS 2 ), kalkosit (Cu 2 S), wulfenite (PbMoO4), pyrargirit (Ag 3 SbS 3 ), proustite (Ag 3 AsS 3 ), azurit (Cu 3 (OH) 2 (CO 3 ) 2 ), seligmannit (PbCuAsS 3 ), tennantite (Cu 12 SbS 13 ) dan mineral bukan bijih berupa kuarsa (SiO 2 ). Tekstur mineragrafi adalah penggantian ( replacement ), pemisahan ( exselution ), saling tumbuh ( intergrowth ), pengisian ( infilling ) dan inklusi. Tahapan atau periode penerobosan larutan sisa magma atau pembentukan galena dan logam ikutannya adalah empat kali yaitu tahap pertama, kedua, ketiga dan keempat. Galena terendapkan pada tahap pertama dan kedua. Perilaku galena terhadap batupasir dan batuan granit, yaitu galena dijumpai disemua conto batuan, hadir mengganti dan digantikan oleh mineral bijih disekitarnya dan sebagian conto galena lebih dominan dari mineral bijih lainnya. Genesa endapan mineralisasi galena pada daerah Tabone diinterpretasikan mempunyai dua tipe endapan yaitu endapan mesotermal dan endapan porfiri.