EFISIENSI PENGGUNAAN DINAMIT PADA MINYAK DAN GAS BUMI DALAM SURVEI SEISMIK 3D KABUPATEN INDRAMAYU
Sari
Peledakan dari variasi berat dinamit pada minyak dan gas bumi merupakan tahap awal dalam
mengetahui kualitas data seismik. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui
gelombang, frekuensi dan penetrasi yang nantinya sebagai acuan dalam penggunaan dinamit pada daerah X. Berdasarkan hasil penelitian pengisian 3kg rerflektor pada target pencapaian cukup kuat dengan rentang frekuensi 6Hz -19Hz dengan dominan frekuensi 16 Hz pada energy -16dB dengan penetrasi 3800ms, pengisian 2,5kg rerflektor pada target pencapaian cukup kuat dengan rentang frekuensi 6Hz -19Hz dengan dominan frekuensi 15Hz pada energi -16dB dengan penetrasi 3700ms, pengisian 2kg reflektor pada target pencapaian cukup kuat dengan rentang frekuensi 6 Hz - 42Hz dengan dominan frekuensi 24Hz pada energi -16dB dengan penetrasi 3400ms, pengisian l,5kg reflektor pada target pencapaian cukup lemah dengan rentang frekuensi 6Hz - 50Hz dengan dominan frekuensi 24Hz pada energi -16dB dengan penetrasi 3400ms, pengisian l,5kg reflektor pada target pencapaian cukup lemah dengan rentang frekuensi 6Hz - 50Hz dengan dominan frekuensi 24Hz pada energi -16dB dengan penetrasi 3100ms, pengisian l kg reflektor pada target pencapaian cukup lemah dengan rentang frekuensi 6Hz - 44Hz dengan dominan frekuensi 24Hz pada energi -16dB dengan penetrasi 3300ms. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa objektif parameter test surveiy seismik dalam domain waktu berada pada sekitar 1200 - 2500ms dan pada daerah X merekomendasikan pengisian 2kg pada kedalaman 30m karena reflektor pada target pencapaian cukup kuat, frekuensi pada shot point tersebut menunjukkan dominan frekuensi yang cukup tinggi yaitu dengan rentang frekuensi 6Hz -42Hz dengan dominan frekuensi 24Hz pada energi -16dB dan penetrasi shot point tersebut menunjukan penetrasi yang cukup kuat dengan domain waktu 3400ms
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
- Barber, A.J. 1985. The Relationship between The Tectonic Evolution of Southeast Asia and Hydrocarbon Occurences, Amerika. Earth Science Series.
- Evans, B.J. 2005. Handbook for Seismic Data Acquisition in Exploration, Number 7, Society of Exploration Geophysicists. Oklahoma, Amerika Serikat. Proc. 30 Annual convention hal. 67-89.
- Priyantari, N. & Suprianto, A. 2009. Penentuan Kedalaman Bedrock Menggunakan metode seismik. Bandung. JTM Vol. XVI No. 3/2009.
- Telford, W.M. Geldart, L.P. and Sheriff, R.E. 1990. Applied Geophysycs, 2nd ed, Cambridge, Inggris. University press.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.