PENGARUH EFISIENSI KERJA ALAT BOR PADA PEMBORAN PRODUKSI NIKEL LATERIT
Sari
Pemboran produksi dilakukan untuk mendapatkan conto atau sampel kadar yang dimana untuk menentukan langkah awal kebijakan dalam penambangan produksi bahan galian. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui efisiensi kerja alat bor dan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja alat bor. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data waktu kerja yang memiliki beberapa variabel antara lain data waktu delay yang terdiri dari waktu keterlambatan memulai pengeboran, menunggu alat muat (excavator), mensetting alat, cuaca, tidak ada operator, ganti oli, pasang dan lepas tenda, alat rusak, data waktu standby terdiri dari tidak ada program kerja, istirahat sebelum waktunya, pulang sebelum waktunya, dan data waktu repair yaitu perbaikan kerusakan alat. Adapun data yang diambil dimulai dari awal alat bekerja sampai dengan alat berhenti bekerja dalam 1 shift (8 jam). Kegiatan pengeboran ini menggunakan metode rotary percussion drilling dimana dilakukan dengan cara pemecahan batuan dengan memanfaatkan gerak putaran dan gaya dorong yang diberikan kepada mata bor, dengan litologi yang mudah ditembus alat bor adalah OB, limonite layer, limonite sedangkan batuan yang sangat susah ditembus alat bor yaitu saprolite dan bedrock. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu waktu delay sebesar 19.79%, waktu standby sebesar 17.61%, dan waktu repair hanya 0,58% sehingga efisiensi kerja yang diperoleh sangatlah rendah dari rata-rata unit bor yaitu 62,02% dari total waktu kerja. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja alat bor yaitu waktu delay dikarenakan banyak dipengaruhi pada saat pasang dan lepas tenda serta cuaca, dan waktu standby banyak dipengaruhi karena pulang sebelum waktunya, serta sifat batuan, kondisi alat bor, dan keterampilan operator mesin bor.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
- Anggayana, K. 2005. Pengeboran Eksplorasi dan Penampang Lubang Bor. Bandung. Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral ITB.
- Arif, I. 2005. Perencanaan Tambang. Bandung. Program Studi Teknik Pertambangan ITB.
Jimeno, C.L. 1995. Drilling and Blasting of Rocks. Rotterdam Brookfield.
- Kramadibrata, S. 2000. Teknik Pengeboran dan Penggalian. Bandung. Jurusan Teknik Pertambangan ITB.
- Nurhakim, 2005. Buku Panduan Kuliah Lapangan Edisi ke II. Banjarbaru. Universitas Lambung Mangkurat.
- Prodjosumarto, P. 1993. Pemindahan Tanah Mekanis. Bandung. Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Mineral ITB.
- Prodjosumarto, P. 2000. Ensiklopedi Pertambangan Edisi 3. Pusat penelitian dan pengembangan teknologi mineral. Bandung.
- Sukandarrumidi, 2007. Geologi Mineral Logam. Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada.
- Waheed, A. 2002. Nickel Laterites – A Short Course On The Chemistry Mineralogy And Formation Of Nickel Laterites. Indonesia. PT.INCO.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.