FTI UMI Gelar Penayangan Perdana Film Pendek “Terlambat”

Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar penayangan perdana film “Terlambat” di Auditorium Al Jibrah, Senin (11/3/2019).

Film pendek yang diprakarsai rumah produksi Paredia Indonesia bekerjasama dengan FTI UMI ini mengangkat kisah seorang siswi SMA Negeri 10 Makassar bernama Safannah Kayla.

Kayla yang memiliki cita-cita menjadi insinyur. Namun, perjuangannya untuk menggapai cita-citanya tidaklah mudah sebab dia hidup di tengah himpitan masalah hidup.

Ke sekolah, dia harus berulang kali terlambat karena harus mengurus ibunya yang terbaring di rumah sakit.

Namun himpitan masalah tersebut tak membuat semangat Kayla pudar. Dia tetap gigih berusaha dalam menuntut ilmu demi cita-citanya menjadi seorang insinyur.

Kisah piluh Kayla tidak pernah diceritaan kepada guru dan teman-temannya. Higga Kayla pun jadi sasaran bully teman-temannya. Dia dilempari kertas ketika dia terlambat masuk kelas.

Pasalnya jika Kayla terlambat, teman sekelasnya ikut tidak menerima mata pelajaran. Sebab Ibu guru tak akan memulai mata pelajaran jika masih ada siswa terlambat.

Suatu hari ketika kekesalannya memuncak gara-gara Kalya tidak masuk sekolah, hingga para temannya tidak menerimah pelajaran.

Kesokan harinya Kayla harus menerima hukuman berdiri ddepan kelas, sambil dihukum Ibu guru yang sebelumnya sudah marah besar bertanya.

“Kenapa kemarin tidak masuk sekolah,” tanya Ibu guru.

Ternyata Kayla sepertinya punya alasan yang sangat menyedihkan yang bakal bikin nangis.

Produser Film Terlambat, Zakir Sabara mengatakan, film Terlambat menyampaikan pesan kepada generasi milenial bahwa tak ada kata terlambat dalam belajar, termasuk belajar agar bisa menjadi seorang insinyur.

“Kita ingin menyampaikan pesan bahwa, belajar tidak mengenal kata terlambat,” pungkasnya.
(MakassarToday)