Analisis Geometri Peledakan Terhadap Ukuran Fragmentasi Overburden Pada Tambang Batubara PT. Pamapersada Nusantara Jobsite Adaro Kalimantan Selatan

SARI

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui geometri peledakan yang diterapkan di lapangan dan membandingkan dengan geometri secara teoritis menurut (Ash, R.L., 1963) dan (Konya, C.J., 1995) serta mengetahui ukuran fragmentasi overburden yang dihasilkan di PT. Pamapersada Nusantara Jobsite Adaro, Kalimantan Selatan. Pada penelitian ini digunakan metode Kuz-Ram untuk memperkirakan ukuran fragmentasi secara teoritis,sedangkan untuk mengukur fragmentasi aktual digunakan metode photographic dengan bantuan program split- desktop. Geometri peledakan yang diterapkan di lapangan adalah burden 8 m, spasi 9 m, stemming 5,5 m, subdrilling 0,5 m dan kedalaman lubang ledak maksimal 11,5 m untuk bahan peledak ANFO, sedangkan untuk bahan peledak emulsi burden 9 m, spasi 10 m, stemming 5,5 m, subdrilling 0,5 m, dan kedalaman lubang ledak maksimal 11,5 m. Prediksi ukuran fragmentasi dengan metode Kuz–Ram menunjukkan bahwa rancangan peledakan yang diterapkan di lapangan akan menghasilkan ukuran fragmentasi yang lebih besar dari 1 meter rata-rata 14,5 % untuk peledakan yang pada daerah high wall, sedangkan untuk daerah low wall akan menghasilkan fragmentasi yang lebih dari 1 meter sebesar rata-rata 6,6% setiap peledakannya. Sedangkan hasil perhitungan fragmentasi aktual dengan split desktop ditemukan bahwa ukuran fragmentasi ±90% lebih kecil dari 75 cm.